Sabtu, 19 Februari 2011

Download Kitab Shawa`iq Al Muhriqah /kitab Belut ( تحميل كتاب صواعق المحرقة)

Melihat namanya, mungkin yang terlintas dibenak kita adalah kitab ini adalah kitab karangan Ibnu Hajar Al Haitamy. Memang namany sama tapi ini bukanlah mitab Shawa`iq Muhriqah karangan Imam Ibnu Hajar, tepapi ini sebuah kitab karangan ulama Nusantra, KH. Muhammad Mukhtar bin `Atharid Al Jawy. Kitab menerangkan bagaimana hukum belut, sejenis hewan yang hidup di air. Sebagaimana mushannif ceritkan pada awal muqaddimah kitab tersebut. Pada tahun 1329 H terjadi perdebatan diantara para ulama Nusantara tentang hukum mengkonsumsi belut. Karena itulah Mushannif mengarang kitab tersebut, mushannif lebih condong kepada bahwa belut tersebut halal untuk dikonsumsi. Pendapat tersebut beliau sertakan dengan dalil-dalil yang menarik untuk dipelajari.
Di kalangan masyarakat Aceh, ada beberapa jenis hewan yanghttp://www.blogger.com/img/blank.gifg sejenis belut, diantara nya lineung, kiuree, ieleh. Lineung biasanay berhabaitat di sawah, masyarakat Aceh tidak mau mengkonsumsi lineng,apakah karena hukumnya memang haram atau bukan,Wallau a`lam. Pokok masayarakat berkeyakinan bahwa lineng merupakan binatang yang tidak boleh dikonsumsi.dikalangan para santri bagaiamna hukum mengkonsusinya juga tidak jelas, paling tidak para santri mengatakannya haram karena sama dengan ular! Sedangkan jenis ileh, kiree (biasanya hidup di sungai) merupakan hewan yang sangat disukai dengan harga yang tinggi disertai dengan kepercayaan bahwa hewan tersebut sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang yang sudah berkeluarga.
Alhamdulilah saya mendapat kitab Shawa`iq Muhriqah ini dari seorang teman, kemudian kitab ini saya scan, Alhamdulillah bagi yang ingin memilkinya silahkan download disini!
تحميل كتاب صواعق المحرقة Download

Share/Bookmark

Artikel yang berkaitan



2 komentar:

rinaldi yunus mengatakan...

bak iku jih ken Tgk??, mye meukipas jeut pajoh (ileih) mye hna (linoeng) hanjeut

Saiid Salamun mengatakan...

mana kang?link na kitab belut na??

Posting Komentar

komentar anda?